Kamis, 12 Maret 2009

Dalam Genggammu

Kupautkan rasaku

Kuyakinkan diri langkahkan kaki

Saat kauremas jemari
tersenyum penuh arti
Tahukah engkau, aku tidak ragu lagi?

(Jangan lepas tangan ini, genggam erat aku sekali lagi)

Minggu, 08 Maret 2009

Seorang Yang Asing

Dia meraihku
memegang tanganku dan memeluk pinggangku
Dalam alunan bebunyian
dibawanya ku menari dalam dekapan

Terdengar irama menghentak
Tak urung jantungku berdetak
"Tetaplah bergerak!" begitu ia mendesak

Ketika irama melambat
Matanya menatap
merapat dan berharap:
"Jangan sampai moment ini terlewat!"

Lidahku kelu
apakah ini semu
ia sungguh asing
tiba-tiba hadir
saat aku terasing

(Hubungan adalah seperti sebuah tarian,
dengan gerakan-gerakan yang tampak,
ke muka, ke belakang dengan pasangan,
kadang berjalan lambat
kadang gelap, pekat bagaikan kematian
~ Coleete Dowling)

Senin, 02 Maret 2009

Retak (By: Someone from the past, for present and future)

Ku tahu hati ku retak...
Kenapa harus kau bentur sayang...

Ku yakin kau tiada sengaja...
Tapi pedih kenyataannya...

Ku retak sayang...
Kenapa ku harus mengalami...

Ku sedih sayang...
Kenapa tidak jaga kasihmu

Ku luluh sayang...
Ku tak menyesal mencintaimu...

Ku meradang sayang...
Ku akan berusaha maafkan mu

Ku takut sayang...
Ku tak bisa berjanji maafkanmu...

Ku jatuh sayang...
Dalam simpuh Tuhanmu...

Tuhanku bawa sahabatku...
Temukan ku dalam serpihan waktu...

Sahabat maafkan aku...
Lama ku abaikanmu...

Sahabat jangan pernah lukai aku...
Kau temanku bukan kekasihku...

Sahabat datanglah padaku...
Lukiskan bunga kehidupan untukku...

past story

Jumat, 27 Februari 2009

Rindu Pulang

Terduduk dalam diam
Menahan air mata dalam kesesakan
Menghela nafas mencari kelegaan

Aku rindu pulang
kepada keramahan pedesaan
kepada hangatnya kenangan
kepada bunda yang menawarkan pelukan

Aku rindu pulang
sekedar menaruh beban
mencoba mencari dukungan
berharap segar dalam semalam

(Benar, ku ingin pulang...
letih, begitu yang dibilang orang)

Minggu, 08 Februari 2009

Sejak Hari Ini

Ada yang berubah sejak hari ini

Ku bahagia menyambut putihnya pagi,
Ku bernyanyi untuk kuningnya matahari,
Ku melambaikan tangan kepada birunya angkasa,
Ku tersenyum kepada ungunya senja,
Dan ku tertawa lepas kepada malam hitam berjelaga

Ada yang berubah sejak hari ini
Karena ku tahu ku tidak sendiri

Jumat, 23 Januari 2009

Antara ada dan tiada

Senandung lirih
Antara ada dan tiada
Menyelinap ke dalam sukma
Memenuhi setiap relung jiwa
Mengendap di dasarnya

Mungkinkah suatu saat memunculkan sinarnya?

Sabtu, 03 Januari 2009

Bintang Jatuh

Kami pernah menyala
berdua bernyawa
Kemudian mati bersama

Kini ku kembali
Dalam dendam ke jalanan sepi

Aku sudah mati

tetapi di sini ku bergetar lagi
Aku sudah mati
tetapi di sini ku bergoncang lagi

Di sini aku
berdiri di tempatku yang dulu
dimana ku sering merenungimu

Bulan kehilangan
satu bintang yang tidak pernah mampu bersinar

Langit kesepian
karena jatuh satu bintang suram

Kumenangisi jatuhnya bintang
Ku tak mampu menghidupkan

(mengingatmu, bergetar, bergoncang)